Sudah 35 Persen Masyarakat Di Bali Terima Vaksin Covid

Istri Gubernur Bali itu mengatakan PKK sebagai mitra pemerintah dalam menyukseskan program pemerintah, sepakat untuk lebih mengintesifkan kegiatan sosialisasi terhadap program vaksinasi massal yang dicanangkan Pemprov Bali. “Kita tidak sendiri menangani kasus Covid-19 ini. Tapi tetaplah mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan, di manapun dan dalam kondisi apapun,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bali, dr Ketut Suarjaya dikutip dari laman Dinkes Pemprov Bali. Pendamping orang nomor satu di Bali itu juga tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk menaati imbauan pemerintah. Menurutnya, dalam setiap imbauan selalu ada solusi dari setiap permasalahan yang ada. Jika kerja sama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat yang menuruti himbauan tersebut, maka kita secepatnya akan keluar dari pandemi ini,” tandasnya seraya tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk jangan gampang percaya hoax terkait vaksin. Ia mengimbau agar selalu kroscek kebenaran berita tersebut melalui media kredibel atau melalui situs pemerintah.

Kepala BNI Kanwil 08 Denpasar I Gusti Bagus Nyoman Darma Putra menambahkan bahwa hari ini sebanyak 1100 pegawai perbankan se-kota Denpasar sudah terdaftar untuk mendapatkan layanan vaksinasi pada tahan pertama ini. DENPASAR- Hingga saat ini, dari jumlah warga Bali yang mencapai 4,32 juta jiwa, sebanyak 35 persen sudah mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19. Karena masih sedikit negara yang mampu menghandle pergerakan virus tersebut seperti Selandia Baru dan Australia. Sebaliknya sejumlah negara mengalami peningkatan jumlah penderita Covid hingga tak terkendali.

Dan vaksin adalah jalan satu-satunya saat ini agar cepat mencapai kekebalan kelompok itu,” katanya. Hal itu dikatakannya untuk mempercepat pembentukan imunitas kelompok atau herd immunity yang ditargetkan bisa tercapai Desember tahun ini. Sehingga ia menambahkan untuk mencapai hal tersebut, dalam tahap kedua vaksinasi ini pemerintah harus menyuntikkan vaksin sekitar three juta warga Bali dengan rata-rata 10 ribu suntikan per hari. “Itu untuk 2-4 minggu pertama, selanjutnya harus ditingkatkan lagi menjadi 20 ribu suntikan perhari karena ada masyarakat yang menerima suntikan pertama dan kedua,” imbuhnya. Sebelumnya vaksinasi covid-19 bagi masyarakat di tiga kawasan zona hijau di Bali dilaksanakan serentak mulai Senin, 22 Maret 2021.

Seluruh warga bali sudah banyak yang di vaksin

Tingginya minat warga mengikuti vaksinasi massal di mall karena merasa vaksinasi di tempat perbelanjaan suasananya lebih santai, sehingga mampu menekan rasa takut yang nantinya mempengaruhi tingginya tekanan darah. Ia menyampaikan kawasan Sanur di Denpasar menjadi zona hijau Covid-19 untuk penerapan Free Covid Corridor. “Ribuan warga dan pekerja di wilayah itu sudah mendapat vaksin Covid-19 tahap pertama dan kedua,” katanya. Gubernur juga mengatakan bahwa pekerja perbankan termasuk pekerja sektor pelayanan publik yang menjadi sasaran vaksinasi dan mengapresiasi dukungan perbankan terhadap program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah. Bisnis.com, DENPASAR – Pemerintah Provinsi Bali melaporkan sekitar 1,5 juta jiwa atau mencapai 35 persen dari whole four,32 juta jiwa masyarakat di Pulau Dewata telah menerima layanan vaksin Covid-19. Lebih lanjut, Olivi mengingatkan vaksinasi hanya salah satu cara mencegah pandemi Covid-19.

Hal tersebut terungkap saat Ny Putri Koster menjadi narasumber bersama dengan Kepala Dinas Kesehatan Prov Bali dr Ketut Suarjaya dalam acara ‘Perempuan Bali Bicara’ di stasiun Bali TV, Denpasar, Jumat (5/3). Kabar dari seorang pria di Bali yang meninggal dunia setelah menerima vaksin Covid-19 ini sebelumnya menderita sakit hipertensi. Dikatakan, untuk Puskesmas bisa melayani vaksinasi 50 orang per hari, sementara rumah sakit 200 orang per hari.

Untuk mencapai herd immunity, Bali masih membutuhkan 800 ribu orang lagi yang mengikuti vaksinasi. “Sekalipun sudah mendapatkan vaksinasi namun saya meminta kepada semua warga untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan yang ketat bagi kepentingan dirinya sendiri dan juga keselamatan oranglain. Karena upaya peningkatan kewaspadaan harus tetap dilakukan semua pihak mengingat penularan Covid-19 varian baru memiliki resiko penularan yang lebih cepat dari senBelumnya,” pinta Wagib Cok Ace. Selama enam hari pelaksanaan vaksinasi di pusat perbelanjaan, ditargetkan 900 orang bisa divaksinasi per harinya.

Hal ini dikarenakan besarnya ketergantungan ekonomi Bali terhadap sektor pariwisata. Seperti diketahui, pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Suarjaya meminta masyarakat tidak meremehkan keberadaan virus penyebab COVID-19. Surat pernyataan warga Bali menyatakan menolak vaksinasi COVID-19 beredar di media sosial .

Untuk mempermudah pelayanan, pegawai dan keluarganya yang sudah terdaftar di bagi ke dalam beberapa jadwal yang di sekat melalui perbedaan waktu, hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan saat menunggu panggilan. Kemlu melaporkan penambahan warga negara Indonesia di luar negeri yang positif terinfeksi virus corona sehingga eighty five WNI positif Covid-19. “Sekalipun sudah mendapatkan vaksinasi namun saya meminta kepada semua warga untuk tetap menerapkan protokol Kesehatan yang ketat bagi kepentingan dirinya sendiri dan juga keselamatan orang lain,’ pinta Wagub Cok Ace. Denpasar, – Gubernur Bali Wayan Koster melobi pemerintah pusat untuk memprioritaskan ketersediaan vaksin di Bali berhasil. Terbukti dengan ketersediaan vaksin di Bali, mencapai seven-hundred ribu lebih dosis per 24 Maret 2021.

Dia kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mulai 19 Februari, Islandia, salah satu negara tersukses dalam penanganan Covid-19, membuka perbatasannya bagi turis asing yang sudah menerima dua dosis vaksin. Kendati begitu, negara ini punya definisi yang spesifik soal “bukti vaksin yang valid.” Merujuk Direktorat Kesehatan Islandia, bukti vaksin mesti disahkan oleh European Medicines Agency atau WHO. Hingga artikel ini ditulis, KONG4D vaksin yang termaktub dalam batasan itu ialah Pfizer/BioNTech, AstraZeneca, serta Moderna. DENPASAR, KOMPAS — Pemerintah Kota Denpasar, Bali, berupaya meningkatkan cakupan program vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar, terutama bagi kalangan warga lanjut usia dan pelayan publik. Caranya, Pemerintah Kota Denpasar menerapkan metode jemput bola, yakni mendekatkan layanan penyuntikan vaksin Covid-19 ke masyarakat dengan menggunakan balai pertemuan warga sebagai pos vaksinasi Covid-19.